Play
MARI SUKSES BERSAMA KAMI
Slider
LPK / LKP PERDITA- IZIN Pemerintah Republik Indonesia c.q Lembaga pengelola & penyelenggara Oss menerbitkan izin lembaga Pelatihan Kerja (lpk).Nomor Induk Berusaha: 9120400380353, Nama KBLI: Pendidikan lainnya. Swasta.IZIN DINAS PENDIDIKAN LEMBAGA KURSUS & PELATIHAN -SK/ NIB :9120400380353
Woocommerce Menu
PROGRAM KAMI- KERJA KELUAR NEGERI BAIK PERHOTELAN, PELAYARAN, CARE GIVER & PERAWAT -DI LATIH OLEH TENAGA PROFESIONAL SISTEM SELEKSI / UJI DENGAN KUALITAS YANG BAIK- KERJA KE LUAR NEGERI
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Slider
previous arrow
next arrow
Slider
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Slider
previous arrow
next arrow
Slider
PENGURUS / STAFF LPK / LKP PERDITA- PENGAJAR KAMI SUDAH BERPENGALAMAN KOMPETEN / PROFESIONAL
Play
Play
Play
Play
Play
Play
previous arrow
next arrow
Slider
previous arrow
next arrow
Slider
KLIK DI BAWAH INI SESUAI JURUSAN YANG ANDA MINATI
TATA RIAS

TATA RIAS

TATA RAMBUT

TATA RAMBUT

TATA KECANTIKAN

TATA KECANTIKAN

PERHOTELAN / PELAYARAN

PERHOTELAN / PELAYARAN

LANSIA

LANSIA

MOM & BABY SPA

MOM & BABY SPA

EMERGENCY

EMERGENCY

PIJAT

PIJAT

BEKAM

BEKAM

IRIDIOLOGI

IRIDIOLOGI

DIANOSA KAKI TANGAN LIDAH

DIANOSA KAKI TANGAN LIDAH

KHITAN

KHITAN

PERAWATAN LUKA MODREN

PERAWATAN LUKA MODREN

HERBAL

HERBAL

TEKNISI HAPE

TEKNISI HAPE

BAHASA JEPANG

BAHASA JEPANG

BAHASA INGGRIS

BAHASA INGGRIS

WEBSITE MEDSOS

WEBSITE MEDSOS

ANDROID

ANDROID

PERAWATAN ANAK / BAYI / BABY SISTER

PERAWATAN ANAK / BAYI / BABY SISTER

PERAWATAN LANSIA

Menurut Kementerian Kesehatan, yang dapat disebut lansia adalah mereka yang berusia di atas 60 tahun atau lebih. Lansia membutuhkan perhatian khusus, karena kemampuan tubuhnya yang tidak lagi sama seperti dulu. Merawat lansia bisa jadi tidak sulit tetapi juga tidak mudah.

Beberapa hal berikut ini penting untuk Anda perhatikan dalam merawat lansia.

1. Ketahui batasan normal

Setiap orang memiliki standar nilai tertentu jika berkaitan dengan kesehatan. Misalnya, jika tekanan darah Anda biasanya 120/80 dan jika tiba-tiba tekanan darah Anda naik ke 130/90, Anda tahu ada sesuatu yang salah dan harus diperhatikan. Hal yang sama juga terjadi pada lansia. Mengetahui angka yang biasa tertera di laporan kesehatan seorang lansia dapat membantu Anda mendeteksi lebih awal jika ada yang tidak beres dengan keadaan lansia.

Sebagai perbandingan, tekanan darah yang terbilang normal adalah 120/80. Jika lebih tinggi dari 120/80 tapi kurang dari 140/90, maka keadaan tersebut dikatakan sebagai pre hipertensi, lebih dari 140/90 maka sudah tergolong hipertensi.

Tetapi ada baiknya Anda ingat bahwa semua nilai-nilai laboratorium ataupun pemeriksaan klinis juga bergantung dari faktor usia maupun jenis kelamin. Misalnya, nilai laju endap darah pada perempuan dan pada usia lanjut lebih tinggi jika dibandingkan dengan pria dan usia muda. Atau jika seorang lansia mengalami diabetes maka tekanan darahnya tidak boleh lebih dari 130/80. Karena itu, mengetahui berapa biasanya standar angka-angka tersebut pada lansia akan sangat membantu terutama jika Anda merawat lansia yang sudah memiliki penyakit sebelumnya.

2. Perhatikan asupan gizi

Kebutuhan gizi di tiap tahap kehidupan tentunya berbeda, tidak terkecuali bagi lansia. Bagi laki-laki yang berusia 65-80 tahun disarankan untuk mengonsumsi 1900 kkal per hari dan yang berusia di atas 80 tahun membutuhkan 1525 kkal per harinya. Sementara perempuan berusia 65-80 tahun membutuhkan 1500 kkal dan yang berusia di atas 80 tahun membutuhkan 1425 kkal per harinya.

Sama seperti orang kebanyakan, lansia juga memerlukan asupan zat gizi yang seimbang dan beragam. Menerapkan konsep gizi seimbang pada lansia dapat membantu mencegah timbulnya penyakit. Usahakan untuk memasukkan sayur buah dalam menu sehari-hari untuk mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral harian lansia. Jika lansia sudah sulit mengunyah, sayur dan buah bisa dijus. Kombinasikan berbagai cara mengolah makanan agar kesulitan mengunyah tidak menjadi halangan untuk memenuhi kebutuhan gizi harian dari lansia. Jangan lupa asupan air juga tetap harus terpenuhi. Jika lansia tidak bisa minum air terlalu banyak, siasati dengan cara menyajikan makanan berkuah atau buah-buahan yang banyak mengandung air.

3. Perawatan gigi dan mulut

Beberapa masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering terjadi pada lansia yaitu:

  • Warna gigi menjadi lebih gelap: pada beberapa kasus, perubahan warna gigi ini terjadi karena perubahan pada dentin, suatu jaringan yang terdapat di bawah enamel gigi. Jika sering mengonsumsi makanan atau minuman yang merusak warna gigi (seperti kopi atau teh), warna dentin dapat berubah. Penipisan enamel gigi juga dapat terjadi sehingga bisa menyebabkan lapisan yang berwarna lebih gelap untuk muncul ke permukaan.
  • Mulut kering: terjadi karena berkurangnya produksi air liur dalam mulut. Terjadi bisa karena penggunaan obat, efek pengobatan kanker, atau karena penyakit tertentu yang diderita.
  • Gingivitis dan periodontitis: merupakan jenis masalah pada gusi di mana gusi menjadi kemerahan, bengkak, dan mudah sekali berdarah. Gingivitis mudah disembuhkan dengan praktik membersihkan gigi dan mulut yang benar. Kunjungan ke dokter gigi juga dapat membantu mengurangi risiko gingivitis bertambah parah. Jika tidak diobati, gingivitis akan menjadi periodontitis. Pada periodontitis, gusi seolah terpisah dari gigi dan membentuk celah atau kantung yang terinfeksi. Bakteri yang terdapat pada area terinfeksi dapat menyebabkan gigi menjadi mudah copot.

Tanyakan apakah lansia memiliki kesulitan dalam menjaga kesehatan gigi dan mulutnya. Misalnya, bisa saja lansia tidak bersih menggosok gigi karena pergelangan tangannya sudah sakit. Ada juga lansia yang tidak sadar kalau gigi palsu yang digunakan sudah kotor atau ukurannya tidak pas. Jika masalah pada gigi terus berlanjut, segera konsultasikan ke dokter.

4. Masalah kesehatan kulit

Seiring bertambahnya usia, kulit kita juga mengalami perubahan. Perubahan ini bergantung pada beberapa aspek seperti misalnya gaya hidup, pola makan, keturunan, dan kebiasaan lainnya. Terpapar sinar matahari merupakan salah satu penyebab utama kerusakan kulit. Sinar ultraviolet dapat menyebabkan kerusakan jaringan elastis pada kulit yang dapat menyebabkan kulit kendur, muncul kerutan, bahkan dapat memicu kanker kulit. Faktor lain yang berkontribusi yaitu hilangnya jaringan lemak yang terdapat antara kulit dan otot wajah, stres, gravitasi, kebiasaan menggerakkan muka (baik tersenyum maupun merengut), hingga obesitas.

Beberapa masalah kesehatan kulit yang biasa terjadi pada lansia yaitu timbulnya kerutan, garis wajah yang semakin tampak jelas (atau biasa disebut juga garis senyum), kulit kering dan gatal karena berkurangnya kelenjar minyak di kulit, bitnik hitam, hingga kanker kulit.

5. Waspadai depresi

Depresi pada orang lanjut usia berbeda dengan mereka yang masih berusia muda. Depresi pada usia lanjut biasanya disebabkan oleh penyakit dan disabilitas. Lansia yang tadinya terbiasa beraktivitas secara bebas tiba-tiba menjadi terbatas pergerakannya karena penyakit maupun kemampuan tubuh yang menurun juga bisa mengalami depresi.

Depresi pada lansia dapat memperbesar risiko munculnya penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung. Risiko kematian pada lansia yang sudah sakit lalu depresi juga lebih tinggi jika dibandingkan dengan lansia sakit yang tidak depresi. Kemungkinan bunuh diri juga meningkat pada lansia yang mengalami depresi. National Institute of Mental Health menjadikan depresi pada usia lansia sebagai masalah kesehatan masyarakat yang harus ditangani.

Depresi pada lansia sulit diketahui tanda dan gejalanya. Terkadang depresi menyebabkan mereka selalu terlihat lelah, mempunyai masalah tidur, dan gampang marah atau tersinggung. Tetapi secara keseluruhan tidak ada tanda-tanda jelas seseorang mengalami depresi. Memeriksakan diri ke dokter adalah salah satu cara yang efektif untuk menegakkan diagnosis depresi pada lansia. Jika Anda merawat lansia yang depresi, jangan lupa untuk selalu memantau keadaan lansia dan memeriksakan perubahan-perubahan yang terjadi baik pada dokter ataupun psikolog.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Slider
KAMI MEMILIKI HOME CARE / MENYEDIAKAN TENAGAN MEDIS / PERAWAT / DOKTER / BIDAN / KHITANAN MODERN / PERAWATAN LUKA / MOM & BABY SPA & SEBAGAINYA WEBSITE : www.klinikperdita.com call center / wa : 087885527598
Slider
PENGAJAR KAMI BERKUALITAS- TRAINER & DOSEN AGAR SISWA MENJADI LEBIH PAHAM & MAMPU UNTUK MANDIRI SUKSES PARA PENGAJAR KAMI ADA DOSEN & TRAINER BERPENGALAMAN KERJASAMA BAIK PEMERINTAH & LUAR NEGERI / SUDAH BANYAK MENDIDIK
Slider
WHATS APP / LKP/LPK PERDITA

WHATS APP / LKP/LPK PERDITA

TWITER LPK /LPK PERDITA

TWITER LPK /LPK PERDITA

INSTRAGRAM LPK /LPK PERDITA

INSTRAGRAM LPK /LPK PERDITA

FACEBOOK LPK /LPK PERDITA

FACEBOOK LPK /LPK PERDITA

YOU TUBE LPK /LPK PERDITA

YOU TUBE LPK /LPK PERDITA

AYO BERPRESTASI & BERKARYA - SUKSES BERSAMA KAMI - AYO BERPRESTASI & BERKARYA - SUKSES BERSAMA KAMI